Sutiyoso Usulkan Ikuti Cara Australia Mendapatkan Rancangan Canberra

Sutiyoso Usulkan Ikuti Cara Australia Mendapatkan Rancangan Canberra

CakraBerita – Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengusulkan agar rancangan ibu kota baru Indonesia dilombakan demi mendapatkan desain tata kota terbaik. Dia merujuk pada pengalaman Australia dalam membangun ibu kota negaranya, Canberra.

“Menurut saya dilombakan saja seperti Canberra. Itu kota dilombakan dan insinyur Amerika yang menang,” kata Sutiyoso

Australia

Dilansir situs web Pemerintah Australia, saat pemerintah Australia mencari ibu kota, Canberra bukanlah pilihan pertama. Kota kecil bernama Dalgety direncanakan sebagai Ibu Kota Australia mulai tahun 1904. 

Namun empat tahun selanjutnya, Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representative) memutuskan untuk mengadakan pemilihan ulang calon lokasi ibu kota Australia. Terpilihlah distrik Yass-Canberra sebagai lokasi yang mendapat suara dukungan terbanyak untuk menjadi ibu kota.

Kompetisi

Pemerintah Australia membuka kompetisi desain Canberra sebagai Ibu Kota Australia. Lomba desain seperti itulah yang dimaksud Sutiyoso supaya bisa ditiru Indonesia sekarang.

Pada masa itu, lebih dari 130 arsitek dan para perancang kota dari Australia, Amerika Utara, dan Eropa menyerahkan rancangannya. Pemerintah mengumukan pemenangnya, yakni Walter Burley Griffin. Dia adalah arsitek muda dari Amerika Serikat sekaligus seorang arstiek lanskap. Dibanding 136 rancangan peserta sayembara lainnya, hanya rancangan Griffin yang punya nilai seni. Konsepnya simpel tapi megah, menuruti pola geometris sesuai topografi lembah. 

Walter Burley Griffin adalah pria kelahiran Chicago 24 November 1876. Dia belajar arsitektur di Universitas Illinois dan bekerja di kantor arsitek terkenal, Frank LLoyd Wright. Dia menikahi seorang arsitek juga, yakni Marion Mahony. Pasutri ini kemudian bekerja sama membuat gambar desain. Canberra digambarkan sebagai ibu kota berbukit dan berlembah. 

Desain Griffin yang memenangi sayembara internasional itu menunjukkan untaiakn sungai sepanjang lembang Molonglo, rancangan segitiga untuk area nasional pusat di sepanjang pemandangan utama, yakni Gunung Ainslie dan Gunung Hitam. Pada sisi selatan danau, Griffin merancang kantor-kantor pemerintahan teras yang mengarah ke gedung DPR. Di bukit yang rendah, kantor-kantor pemerintahan, universitas, akademi militer, dan balai kota.