Impor Sampah Tidak Hanya Dilakukan di Indonesia Tapi…

Impor Sampah Tidak Hanya Dilakukan di Indonesia Tapi…

CakraBerita – Tiga pelabuhan utama Indonesia ternyata kerap menerima kontainer berisi sampah. Selama periode Juli-Agustus saja ada 751 kontrainer berisi sampah yang masuk ke Indonesia.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan, kontainer berisi sampah tersebut berasal dari berbagai negara yang masuk melalui tiga pelabuhan tersebut. Beberapa negara yakni China, Amerika Serikat (AS), Jerman, Inggris, Perancis hingga Australia.

Menurutnya, sampah ini masuk bukan hanya ke RI tapi juga ke negara ASEAN lainnya. Ini karena, China mempunyai aturan baru untuk tidak menerima impor sampah lagi sehingga berdampak ke negara ASEAN.

Lanjut Heru, kronologi menumpuknya sampah di RI karena China yang tidak lagi menerima impor sampah terutama dari AS karena dipicu oleh tendensi perang dagang yang terjadi diantara keduanya.

“Ini di-trigger sebenarnya dari policy China yang tadinya bisa menerima dan memanfaatkan limbah-limbah dari beberapa negara itu, kemudian berubah tidak lagi menerima, akhirnya kontainer-kontainer yang berisi limbah atau sampah tadi kemudian mengalir ke beberapa negara di luar China, terutama di negara ASEAN,” ujar Heru di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

“Sebenarnya masalah ini juga menimpa negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Vietnam, Laos, Philipina dan sebagainya,” tambahnya.