Telegram Merilis Akun Kripto Bernama Gram

Telegram Merilis Akun Kripto Bernama Gram

CakraBerita – Aplikasi dari Rusia Telegram berencana meluncurkan Gram dalam dua bulan mendatang. Demikian seperti dilaporkan oleh The New York Times.

Padahal, sebelumnya aplikasi pesan besutan Pavel Durov itu sempat membatalkan initial coin offering (ICO) dari Gram. Oleh karena itu, kabar akan diluncurkannya Gram mungkin dirasa sangat mengejutkan.

Tanggal di atas berdasarkan pada dokumen legal yang ditinjau oleh The New York Times.Telegram sendiri berusaha keras membuat Coin segera direalisasikan.

Menurut informasi, aplikasi yang pernah diblokir di Indonesia ini harus merogoh kocek sebesar USD 1,7 milliar untuk membuat koin-koin Gram jadi kenyataan.

Bisa Simpan Uang di Dompet Digital

Bos Telegram, Pavel Durov menyambangi kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Selasa (1/8/2017). (Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lantas, seperti apa penggunaan Gram? Tiga investor anonim Telegram yang tak disebutkan namanya menyebut, jika mata uang kripto ini diluncurkan, pengguna Telegram bisa menyimpan koin di dompet digital Gram.

Dompet digital Gram inilah yang ditawarkan ke lebih dari 200 juta penggunanya di seluruh dunia.

Sayangnya, belum jelas bagaimana regulator bakal menyetujui mata uang kripto milik Telegram ini. Apalagi di masa lalu, Telegram berselisih dengan pemerintah di negaranya sendiri.