Aksi Massa Menjadi Rusuh Karena Ada Massa Menyebut Papua Merdeka

Aksi Massa Menjadi Rusuh Karena Ada Massa Menyebut Papua Merdeka

CakraBerita – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyebut teriakan ‘Papua merdeka’ dari massa aksi memantik kerusuhan di Kabupaten Deiyai, Papua pada Rabu lalu (28/8).

Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman mengatakan aksi massa yang diikuti 100 orang dan berlangsung pada pukul 13.00 WIT itu mulanya berlangsung aman. Aparat TNI dan Polri turut berjaga di sana. Namun, selang satu jam, situasi mendadak berubah ketika ada massa yang datang sambil meneriakkan ‘Papua Merdeka’ dan mengibarkan Bendera Bintang Kejora. 

“Tiba-tiba berubah saat munculnya ribuan orang sambil meneriakkan Papua Merdeka, mengibarkan Bendera Bintang Kejora dengan bersenjata panah dan parang serta batu,” kata Taibur Rahman

“Massa bertindak brutal dan membabi buta melakukan penyerangan pelemparan batu dan anak panah kearah aparat keamanan dan Kantor Bupati,” lanjutnya.

Taibur mengklaim aksi yang tak bisa dikendalikan itu membuat seorang personel TNI meninggal dunia akibat anak panah, bacokan dan lemparan batu. Selain itu, dua personel TNI dan tiga polisi pun dikabarkan luka-luka.