Tri Susanti Telah Berstatus Tersangka karena Kasus Rasisme

Tri Susanti Telah Berstatus Tersangka karena Kasus Rasisme

CakraBerita – Polisi menyita handphone Tri Susanti alias Mak Susi, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi di Asrama Mahasiswa Papua yang kini berstatus tersangka. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Mak Susi, Sahid. Dia menyatakan, pada pemeriksaan pertama, polisi sudah menyita HP kliennya. Sebab, dalam HP tersebut ada gambar yang dianggap sebagai bagian dari barang bukti.

“Dalam HP itu, ada foto dengan caption dengan tulisan urgent…urgent, segera berkumpul. Mbak Susi dikirimi foto ada penambahan pasukan (orang) memasuki asrama. Yang ngirim foto nggak ditanya,” ujarnya

Selain HP, penyidik juga sempat menunjukkan sebuah video yang diambil dari YouTube pada kliennya. Video itu, berisi mengenai wawancara Tri Susanti dengan sebuah televisi pada tanggal 16 Agustus 2019.

Saat itu, Mak Susi mengucapkan, “Bahwa tiang bendera itu dipatah-patahkan dan dirobah mau ngomong robek dimasukkin ke selokan, maksudnya mau ngomong bendera itu dipatahkan dan dimasukkin ke selokan. Cuman mau ngomong itu,” katanya.

Sahid menyatakan, kliennya tidak mengetahui jika video tersebut beredar. Namun, dia menegaskan jika video tersebut adalah hasil dari wawancara dengan wartawan.