Perluasan ganjil Genap di Jakarta Berdampak Baik

Perluasan ganjil Genap di Jakarta Berdampak Baik

CakraBerita – PT Pertamina (Persero) menyatakan kebijakan perluasan ganjil genap yang diberlakukan Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam dua pekan terakhir belum berdampak pada penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di ibu kota. 

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami memperkirakan penerapan kebijakan yang masih dalam tahap uji coba selama dua minggu mungkin menjadi penyebabnya. 

Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk memperluas penerapan kebijakan ganjil genap dari yang awalnya hanya di sembilan ruas menjadi 16 ruas. 

Ruas tersebut yakni Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, dan Jalan Gunung Sahari.

Perluasan tersebut mulai di uji coba sejak 12 Agustus 2019 hingga hingga 6 September 2019. Setelah uji coba, kebijakan tersebut rencana diberlakukan secara efektif pada 9 September 2019.