DKI Stop Memberikan Bantuan Kepada Pencari Suaka

DKI Stop Memberikan Bantuan Kepada Pencari Suaka

CakraBerita – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan bantuan dalam bentuk sebagian air dan listrik serta makanan per Sabtu (31/8), kepada pengungsi pencari suaka yang tinggal di selter Kalideres. Kendati demikian masih ada pengungsi selter tersebut.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan mengatakan para pengungsi yang masih dilokasi ialah mereka yang masih menunggu waktu pemindahan.

Taufan mengatakan pihaknya juga masih melakukan negosiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan. Beberapa di antaranya ialah Badan PBB untuk pengungsi (UNHCR), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan hingga Kementerian Luar Negeri.

Menurut Taufan Pemprov DKI sedianya bertindak tegas dalam menyelesaikan masalah kasus pencari suaka. Namun karena alasan kemanusiaan, dia mengatakan DKI pun memberi kelonggaran kepada para pengungsi.

Taufan memastikan sudah tidak ada bantuan makanan yang diberikan oleh DKI. Jika ada, maka bantuan itu datang dari pihak swasta.

Makanan yang diberikan kepada para pengungsi sejauh ini sudah ditanggung oleh UNHCR. Sejak pemutusan bantuan dari DKI, UNHCR kembali memberikan bantuan nasi kotak sebanyak 1.400 buah per hari.