Polda Bekerja Sama Dengan Interpol Dalam Penahanan Veronica

Polda Bekerja Sama Dengan Interpol Dalam Penahanan Veronica

CakraBerita – Polda Jawa Timur bakal bekerjasama dengan Interpol dalam menjalani proses hukum terhadap tersangka provokasi Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Veronica Koman. Itu akan dilakukan karena Veronica diduga tengah berada di luar negeri.

“Kami akan kerja sama terutama dengan Interpol,” ucap Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu (4/9).

Luki belum membeberkan secara rinci bentuk kerja sama yang akan dijalin dengan Interpol. Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya tidak sungkan untuk memohon penerbitan red notice.

Luki mengatakan Veronica berulang kali mengunggah konten-konten bernada provokatif terkait Papua. Itu terus dilakukan secara kontinyu dan berpotensi memanaskan situasi.
“Ada lagi tulisan momen polisi mulai tembak ke dalam, ke asrama papua, total 23 tembakan termasuk gas air mata, anak-anak tidak makan selama 24 jam haus dan terkurung, disuruh keluar ke lautan massa,” kata Luki.

“Kemudian ada lagi 43 mahasiswa papua ditangkap tapa alasan yang jelas 5 terluka, 1 kena tembakan gas air mata, dan semua kalimat-kalimat selalu diinikan (terjemahkan) dengan bahasa Inggris,” lanjutnya.