Pertentangan Banyak Orang Atas Penetapan Tersangka Veronica

Pertentangan Banyak Orang Atas Penetapan Tersangka Veronica

CakraBerita – Penetapan tersangka Veronica Koman oleh Polda Jawa Timur belakangan mendapatkan pertentangan banyak pihak. Penetapan tersebut dinilai sebagai upaya kriminalisasi terhadap Veronica.

Veronica sendiri ditetapkan sebagai tersangka dugaan provokasi dan penyebaran hoaks insiden Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya. Padahal ia merupakan seorang pengacara hak asasi manusia yang tengah mendampingi aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membantah tudingan kriminalisasi terhadap Veronica. Menurutnya, penetapan tersangka dilakukan karena Veronica memang diduga telah melanggar hukum.

Luki tak mau tindakan Veronica melalui akun Twitter-nya dikait-kaitkan dengan profesinya sebagai kuasa hukum. Menurutnya, Veronica juga harus bertanggung jawab atas apa yang diperbuat.

“Jadi apapun dia harus bertanggung jawab. Jangan dikait-kaitkan dengan apa yang selama ini, dengan posisi pekerjaannya dan yang lain,” ujar Luki.

Ia menilai Veronica menyebarkan provokasi dan informasi hoaks di media sosial terkait dengan insiden di Asrama Mahasiswa Papua. Informasi tersebut kemudian diduga menjadi penyebab kerusuhan di sejumlah kota di Papua dan Papua Barat. Hal itulah yang kata Luki merupakan perbuatan melanggar hukum.