Pembangunan Pariwisata Danau Toba Diwarnai Bentrok dengan Warga

Pembangunan Pariwisata Danau Toba Diwarnai Bentrok dengan Warga

CakraBerita – Pembangunan kawasan pariwisata di wilayah Danau Toba, Sumatra Utara, diwarnai bentrok antara aparat dengan warga di Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Kamis (12/9).

Salah satu pendamping warga dari Kelompok Studi Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) Rocky Pasaribu dipukul oleh aparat kepolisian.

“Aku kena (pukul) ketika berusaha menghentikan eskavator dilanjutkan. Aku bilang, tolong berdialog dulu, tapi mereka memukul dan menjatuhkan aku,” kata Rocky

Rocky terluka di mata sebelah kiri. Polisi juga berusaha menangkap dan membawanya ke kantor polisi setempat.

“Mereka memaksa aku ditangkap dan dibawa ke Polres. Tapi aku dilindungi warga jadi tidak dibawa ke Polres,” ujarnya.

Selain pemukulan oleh aparat kepolisian, Rocky mengatakan sejumlah orang mengalami pingsan.

Sementara beberapa ibu-ibu terpaksa melepaskan pakaian sebagai bentuk penolakan. Mereka berhadapan dengan petugas Satpol PP. Namun aksi buka baju itu tidak mampu menghentikan kegiatan pembangunan.