Cara Jitu Kementan Menghadapi Kemarau Panjang

Cara Jitu Kementan Menghadapi Kemarau Panjang

CakraBerita – Untuk menghadapi kemarau panjang, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan strategi pengamanan produksi, mulai dari perpompaan, asuransi pertanian, bantuan benih, optimalisasi jaringan irigasi, hingga menyiapkan varietas unggul.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengungkapkan strateginya dilakukan dengan berbagai cara.

Pertama, jika sumber airnya cukup, maka dilakukan pemanfaatan sumber air. Terdapat 11.654 unit Embung Pertanian dan 4.042 unit Irigasi Perpompaan yang dibangun pada periode 2015-2018.

Kedua, jika sudah mengalami kekeringan dan puso, maka segera dilakukan pengajuan ganti rugi bagi petani yang lahan sawahnya terkena puso dan sudah terdaftar sebagi peserta Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Jika tidak ikut AUTP maka akan diberikan bantuan benih padi, jagung, dan kedelai,” tambah Sarwo Edhy.

AUTP dilaksanakan pada petani yang menggarap sawah di pengairan teknis, semi teknis dan sederhana dengan premi yang dibayarkan petani Rp36 ribu per hektar dan subsidi pemerintah Rp144 ribu per hektar. Jika terjadi resiko berupa adanya gagal panen karena serangan hama, kekeringan atau banjir, petani akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektar.