BTN akan Mengurangi Kebijakan Pelonggaran Uang Muka Rumah

BTN akan Mengurangi Kebijakan Pelonggaran Uang Muka Rumah

CakraBerita – PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN menyambut baik kebijakan pelonggaran uang muka rumah yang dilakukan BI mulai 2 Desember mendatang. Mereka yakin kebijakan tersebut bisa membuat pembelian properti yang belakangan ini agak seret bisa bergairah kembali.

“Relaksasi LTV ini akan berpengaruh tidak hanya bagi pembeli rumah pertama, tapi juga investment buyers karena dapat dengan mudah dan cepat membeli properti kedua, ketiga dan seterusnya untuk dijadikan portofolio investasinya,” kata Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria

Dengan kebijakan tersebut, Kredit Properti (KP) dan Pembiayaan Properti (PP) rumah tapak dengan tipe di atas 70 akan dikenakan uang muka 15 persen hingga 30 persen dari nilainya. Sebelumnya, uang muka untuk rumah tipe tersebut berkisar 20 persen hingga 35 persen dari nilainya.

Untuk rumah tipe 21 hingga 70 nantinya uang muka yang dikenakan sebesar 10 persen hingga 25 persen dari nilainya. Sebelumnya, rumah dengan tipe tersebut dikenakan kebijakan uang muka 15 persen hingga 30 persen dari nilainya.

Begitu pun dengan kredit rumah susun. Nanti, uang muka kredit rumah susun dengan tipe 70 ke atas akan dikenakan sebesar 15 persen hingga 30 persen dari nilainya. Sebelumnya, BI menetapkan uang muka kredit tipe tersebut sebesar 20 persen hingga 35 persen dari nilainya.