Tim EOD Mendeteksi dan Menghancurkan Sisa Bahan Peledak dari Heli Afrika Tengah

Tim EOD Mendeteksi dan Menghancurkan Sisa Bahan Peledak dari Heli Afrika Tengah

CakraBerita – Tim _Explosive Ordnance Disposal (EOD)_ Satgas Kompi Zeni Kontingen Garuda XXXVII-F / Minusca CAR (Multidimensional Stabilizational Mission in Central Africa Republic) melakukan deteksi dan disposal (penghancuran) sisa bahan peledak di lokasi kejadian jatuhnya heli jenis MI 24 milik negara Senegal yang jatuh di Bouar Aerodrome, Republik Afrika Tengah.

Dikatakannya, heli jenis MI 24 Heli jenis MI 24 berangkat dari daerah Bouar untuk misi SOF/CAR dalam rangka mendukung kegiatan BANSF LOW OP ANVIL, pada saat ingin kembali ke camp heli tidak bisa mendarat di bandara Bouar karena kabut asap sangat tebal.

“Ditambah lagi hilang kontak antara pilot dengan tower navigasi udara, akhirnya pilot memutuskan mendarat darurat di dekat bandara Bouar Aerodrome sehingga terjadi kecelakaan”, ungkapnya.

Setelah menerima Emergency Call dari Head Quarters dalam hal ini bagian UN Engineer, Komandan Satgas Kompi Zeni TNI XXXVII-F Minusca Letkol Czi Irsad Wilyarto segera mengirimkan satu tim EOD Zeni yang berjumlah lima orang yang dipimpin oleh Kapten Czi Yonart Pragolo untuk diterbangkan ke tempat kejadian dengan menggunakan pesawat United Nations jenis RA 74044.