PBB: Rumah Tangga Indonesia Masih Menggunakan Bahan Bakar Yang Layak

PBB: Rumah Tangga Indonesia Masih Menggunakan Bahan Bakar Yang Layak

CakraBerita – Badan Program Pembangunan PBB atau United Nations Development Programs (UNDP) menyatakan banyak rumah tangga Indonesia yang tidak mendapat akses bahan bakar memasak yang layak.

Tingkat kemiskinan multidimensi ini turun sebesar 0,2 persen dari periode yang sama tahun lalu yakni 7,2 persen. Technical Advisor Development Finance UNDP Muhammad Didi Hardiana mengatakan MPI diukur menggunakan tiga dimensi, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar kehidupan.


Masih banyak rumah tangga Indonesia yang tidak dapat akses bahan bakar memasak yang layak. Lebih lanjut, indikator sanitasi sebesar 5,2 persen, air minum 4,5 persen, aset rumah tangga 3,6 persen, perumahan 3 persen, lama sekolah 3 persen, tingkat kematian anak 2,2 persen, nutrisi 2,2 persen, dan kelistrikan 1,8 persen.

“Indikator paling besar adalah tidak mendapat akses cooking fuel (bahan bakar memasak). Jadi banyak masyarakat Indonesia masih menggunakan arang, semak belukar, kayu, dan lain-lain untuk memasak,” katanya, Senin (14/10).