Pemakaian Sosmed dalam Menumbuhkan Cinta Pada Kain Tradisional

Pemakaian Sosmed dalam Menumbuhkan Cinta Pada Kain Tradisional

CakraBerita – Selama ini, kain tradisional identik dengan kesan kuno dan ketinggalan jaman. Pemakaiannya pun terbatas pada hari-hari tertentu. Kain tradisional Indonesia seolah semakin tertinggal dengan industri fast fashion.

Kreativitas dan penggunaan media sosial dinilai jadi cara yang paling ampuh untuk menumbuhkan cinta pada kain tradisional Indonesia. Rasa cinta bisa membuat kain tradisional mendapat tempat di dalam negeri hingga mendunia.

“Studi menunjukkan, kaum milenial itu dekat dengan media sosial. Media sosial sangat penting bagi mereka. Jadi, kalau mau menyebarkan kecintaan terhadap kain Nusantara, cara yang paling tepat adalah lewat media sosial,” kata desainer Christina Pangaribuan dalam talkshow di Jakarta Fashion Week 2020 (JFW), Rabu (23/10).

Christina, yang juga merupakan pengajar mode di ESMOD, mengaku sudah mulai mengenalkan kain tradisional kepada anak didiknya, calon desainer masa depan. Menurut Christina, selama ini banyak anak muda yang tak terlalu mengenal kain tradisional. Pemahaman seperti nilai, makna, dan cara pembuatan cenderung nihil di kalangan anak muda.

Namun, setelah diberi pemahaman, banyak dari muridnya mulai mencintai kain tradisional dan memasukkannya dalam setiap karya mereka.