Penyakit ISPA diderita Warga Ketika Cuaca Panas di Musim Kemarau

Penyakit ISPA diderita Warga Ketika Cuaca Panas di Musim Kemarau

CakraBerita – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mewaspadai sejumlah penyakit yang diderita masyarakat saat cuaca panas di musim kemarau ekstrem seperti beberapa bulan belakangan ini. Beberapa penyakit yang kerap diderita warga antara lain, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), diare hingga flu, yang kerap muncul selama periode musim kemarau. Terdata, sejak Januari hingga September‎ ada 2.137 pasien penderita ISPA yang didominasi oleh balita.

“Sejak Januari hingga September 2019, terdata penderita ISPA nonpneumonia (batuk pilek) terhadap bayi sebanyak 501 orang, balita sebanyak 1.202 orang serta anak di atas lima tahun sebanyak 434 orang,” ujar Kepala Bidang pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana, Kamis (‎24/10/2019).

Irfan menjelaskan, sebaran pasien ISPA hampir merata di semua Puskesmas Kabupaten Bekasi. “Namun, sebaran pasien yang tertinggi ada di Puskesmas Karangsambung, Kedungwaringin, Jatimulya, Mekarmukti dan Mekarsari,” jelasnya.

Berdasarkan data BMKG, suhu udara di Bekasi mencapai 34 hingga 35 derajat celcius. Berlaku selama 3 hari, ke depan. ‎ Tahun 2019 diprediksi suhu panas lebih parah dibanding tahun lalu. Kondisi ini berlangsung beberapa waktu ke depan.