Antisipasi Peredaran Narkotika Dengan Edukasi Dini di SMP Negeri 1 Long Bagun

Antisipasi Peredaran Narkotika Dengan Edukasi Dini di SMP Negeri 1 Long Bagun

CakraBerita – Guna mengantisipasi dan memerangi peredaran narkotika di wilayah perbatasan, Satgas Yonif Raider 303/SSM menggelar penyuluhan hukum bagi para pelajar SMP Negeri 1 Long Bagun.

Dikatakan Dansatgas, penyuluhan hukum kepada 90 pelajar SMPN 1 tersebut, dipimpin langsung oleh Perwira Hukum (Pakum) Satgas Yonif Raider 303/SSM Letda Chk Tunjung Mahardika Hariadi, S.H.

“Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa. Disamping itu, masa remaja juga merupakan masa yang mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, untuk mengantisipasinya sengaja kita berikan penyuluhan, agar mereka memiliki pemahaman dan bekal agar terhindar dari bahaya tersebut,’’ tandasnya.

Sementara itu, dalam paparannya Letda Chk Tunjung mengatakan, narkoba merupakan zat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

“Ciri-ciri pengguna narkoba antara lain apatis, cuek, malas, depresi, murung, menyendiri, agresif dan mudah marah, serta terdapat tanda fisik lainnya, misalkan banyaknya bekas jarum suntik, sayatan serta kebersihan badannya kurang terjaga,’’ ujarnya.

“Dalam UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Narkoba dibagi menjadi 3 dimana masing-masing mempunyai dampak dan resiko tingkat ketergantungan yang berbeda-beda. Berdasarkan pasal 111 sampai 115 UU Narkotika pengguna dijatuhkan dengan ketentuan pidana penjara minimal 4 sampai 20 tahun serta denda 800 juta sampai 10 milyar rupiah,’’ terangnya.