Fadli Menilai Usulan Mengembalikan Pilkada Adalah Langkah Mundur

Fadli Menilai Usulan Mengembalikan Pilkada Adalah Langkah Mundur

CakraBerita – Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil menilai, usulan mengembalikan pemilihan kepala daerah (pilkada) ke DPRD merupakan langkah mundur. Usulan tersebut, dinilai kontra produktif terhadap upaya untuk melakukan evaluasi pelaksanaan pilkada langsung.

“Usulan mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD, merupakan langkah mundur demokratisasi di Indonesia,” ujar Fadli

Menurut Fadli, seharusnya jika ingin melakukan evaluasi pilkada, khususnya terkait dengan biaya politik yang tinggi, pembentuk Undang-undang (UU), utamanya kalangan elite politik, mesti menjawab dan menemukan penyebab biaya politik tinggi. Bukan secara tiba-tiba mengusulkan pemilihan kembali ke DPRD karena itu tidak otomatis membuat biaya politik akan menjadi rendah.

“Respon elite politik, juga Kemdagri terhadap narasi evaluasi pilkada langsung harusnya lebih komprehensif, dan menyentuh pokok masalah,” tandas Fadli.