Empat Teroris di Banten dan Jateng Ditangkap, Ternyata

Empat Teroris di Banten dan Jateng Ditangkap, Ternyata

CakraBerita – Pasca aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/9), Tim Densus 88 langsung bergerak cepat. Empat terduga teroris diamankan di tempat yang berbeda.

Tiga terduga teroris diamankan di Banten, sementara itu, satu teroris diamankan di kawasan Jawa Tengah.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tiga teroris yang diamankan di Banten merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Banten.

Namun, mantan Wakapolda Kalteng itu tidak merinci tempat penangkapan terduga para teroris.

“Tiga teroris jaringan JAD ya. Dan satu lagi yang di Jateng masih dalam pendalaman,” kata Dedi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (14/9).

Menurut Dedi, dari hasil pemeriksaan tiga tersangka dari Banten pernah mengikut pelatihan Idat atau pelatihan militer. Bahkan, dari mereka ada yang pernah ikut langsung perang bersama ISIS di Suriah

“Saat ini sedang dikembangkan terus oleh tim Densus 88 untuk mengungkap jaringan lain,” bebernya.

Diketahui, ledakan terjadi yang terjadi di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11) sekira pukul 08.35 WIB di tengah kepadatan warga yang sedang mengurus surat keteragan catatan kepolisian (SKCK).

Sebanyak enam pelaku dikabarkan menjadi korban ledakan bom bunuh diri tersebut.

Selain itu, kendaraan dinas yang mengalami rusak ada empat yaitu mobil dinas KA Bag Ops mengalami rusak kaca pecah dan terkena serpihan, mobil pribadi KA Bag Ops rusak dan 2 unit truk dinas mengalami kaca pecah dan terkena serpihan ledakan.