BMKG Catat 150 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku

BMKG Catat 150 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku

CakraBerita – Sebanyak 150 gempa susulan di Laut Maluku setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11) malam.

Hal ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui siaran pers di Jakarta, Sabtu (16/11).

Disebutkan, delapan dari 150 gempa susulan yang terjadi hingga Jumat, getarannya dirasakan oleh warga.

BMKG menjelaskan, dari 150 gempa susulan yang terjadi di Laut Maluku, ada 68 gempa bumi dengan magnitudo 4, sebanyak 69 gempa bumi dengan magnitudo 4 sampai 5, dan 14 gempa bermagnitudo di atas 5.

Gempa Maluku terkini terjadi pukul 06.44 WIB di utara Laut Maluku dengan magnitudo 5.

Gempa yang tak berpotensi menimbulkan tsunami itu pusatnya berada pada kedalaman 10 km di 1.59 Lintang Utara, 126.45 Bujur Timur, 127 km barat laut Jailolo Maluku Utara, 129 km barat laut Halmahera Barat, dan 135 km Ternate.

Diketahui, gempa dengan magnitudo 7,1 terjadi di 134 km barat laut Jailolo pada kedalaman 73 km, pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami terkait gempa itu dan mencabutnya pukul 01.45 WIB pada Jumat (15/11).

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) gempa di Maluku Utara menyebabkan 36 bangunan rusak ringan.

Gempa juga menyebabkan kerusakan tiga bangunan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Sementara untuk catatan korban, BNPB menyebut ada tiga orang yang mengalami luka ringan karena tertimpa batu bata dari dinding rumah.