ACT Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang di Agam

ACT Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang di Agam

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bukittinggi, serahkan puluhan paket pangan dan alat kebersihan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Sumatra Barat.

Fadhila Syukra dari Tim Program ACT Bukittinggi mengatakan, tim segera menyediakan dan mendistribusikan bantuan yang bersifat darurat seperti pangan dan kebutuhan alat-alat kebersihan untuk membantu para korban. “Bantuan pangan terdiri dari kebutuhan pokok dan makanan ringan seperti beras 20 kilogram, air mineral, minyak goreng, dan biskuit. Kami juga memberikan bantuan alat kebersihan seperti cangkul, sekop, dan lain-lain,” terang Fadhila, dalam siaran tertulis yang diterima, Minggu (24/11/2019).

Wali Jorong Galapung Zafri Yendi pun mewakili rasa terima kasih masyarakat kepada para dermawan atas bantuan yang diberikan. Zafri mengatakan, hingga kini warga yang rumahnya mengalami kerusakan masih mengungsi di rumah kerabat. “Warga yang rumahnya mengalami rusak berat sekarang masih kami tumpangkan ke rumah saudara yang lain. Kalau bantuan yang dibutuhkan antara lai sembako, pakaian, obat-obatan, dan air bersih,” ungkap Zafri.

Sementara itu, kegiatan ibadah di Masjid Istigfar Galapung tidak dapat dilangsungkan karena masjid mengalami rusak berat. Begitu pun dengan kegiatan belajar dan mengajar di madrasah diniyah awaliyah diliburkan sampai waktu yang belum ditentukan.

Sejumlah alat berat pun telah dikerahkan untuk membersihkan lumpur dan material longsor yang masih menimbun permukiman warga pada Kamis sore.

Berdasarkan pantauan tim ACT Bukittinggi, akibat hujan deras yang mengguyur Jorong Galapung pada Rabu (20/11) malam telah menyebabkan jalan putus total di dekat Masjid Istigfar Galapung yang tidak jauh dari Jalan Kubu Baru Nagari Maninjau. Dan juga terjadi banjir bandang dan longsor yang membuat 4 rumah warga rusak berat, 11 rusak ringan, sebuah masjid lumpuh, dan sebuah sekolah tertutup longsor. Selain permukiman, lahan pertanian dan tambak juga tertimbun longsor. Tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut.