Gaji Stafsus Melenial Jokowi Rp51 Juta, Refly Harun: Mereka Kan Belum Tentu Ahli dalam Bidangnya

Gaji Stafsus Melenial Jokowi Rp51 Juta, Refly Harun: Mereka Kan Belum Tentu Ahli dalam Bidangnya

Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Staf Khusus Milenial tak sepenuhnya bisa diterima berbagai pihak.

Salah satu yang cukup disorot adalah, tujuh pemuda itu mendapat gaji Rp51 juta, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 144 Tahun 2015.

Namun, keputusan Jokowi itu sangat disayangkan pakar hukum tata negara Refly Harun.

Terlebih, tugas stafsus milenial itu hanya sekedar memberikan pendapat terkait suatu persoalan.

Refly menyebut, untuk urusan memberikan pendapat bisa diberikan oleh ahli.

Nantinya, para ahli bisa menerima kompensasi ketika Presiden meminta pendapat terkait suatu persoalan bangsa.

“Kalau hanya itu (memberikan masukan dan pendapat), mending kasih honor saja ke ahli,” kata Refly, Minggu (24/11/2019).

Refly menilai, Presiden sebaiknya dibantu oleh ahli-ahli yang tidak perlu diikat oleh jam kerja.

Melainkan cukup diikat kode etik dan tidak perlu diberikan kompensasi puluhan juta.

“Cukup diberikan honor ketika pendapat mereka diminta. Yang penting mimbar akademik mereka tidak boleh diganggu,” jelasnya.