Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia-Medan-Jakarta, Modusnya Diambil di Tengah Laut

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia-Medan-Jakarta, Modusnya Diambil di Tengah Laut

Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri kembali mengungkap peredaran narkoba jenis sabu jaringan Malaysia-Medan-Jakarta. Dari pengungkapan ini 37 kg diamankan dari 4 pelaku berinisial RY (23), AL (23), ZL (37) dan BM (28).

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Argo Yuwono mengatakan, dari empat pelaku itu pelaku RY yang lebih dulu ditangkap.

Namun, saat dilakukan pengembangan, tiga pelaku lainnya sedang menunggu di tengah laut.

“Kita awalnya menangkap RY di Pelabuhan Sumut. Kemudian penangkapan ini kita dapatkan informasi pelaku lain sedang menunggu kiriman barang dari Malaysia,” kata Argo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka RY, kata Argo, tiga tersangka lainnya masih di Sumatera Utara.

Tim kemudian langsung mengembangkan, tiga pelaku lainnya berhasil ditangkap di Pelabuhan Tanjung Sarang, Sumatera Utara.

“Kita menemukan 150 butir pil yang diduga narkotika jenis pil Yaba. Dan bb barang bukti semua 37 kg,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjut Argo,
modus para pelaku ini terbilang hebat. Pasalnya, mereka mengambil barang haram itu dengan menggunakan sampan dengan metode ship to ship.

“Ini unik, jadi 3 ini menggunakan sampan, mengambil barang. Padahal ombak yang besar, mereka bertemu di tengah laut,” beber Argo.

Akibat perbuatannya para pelaku disangkakan dengan pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam dengan hukuman mati.