Andi Arief Mau Digebuki Politisi PDIP Depan Anak Istri, “Saya Tunggu di Rumah”

Andi Arief Mau Digebuki Politisi PDIP Depan Anak Istri, “Saya Tunggu di Rumah”

Politisi Partai Demokrat Andi Arief merespon gertakan Politisi PDIP Henry Yosodiningrat yang menyebut bakal menghantamnya di depan anak dan istrinya gara-gara menyebutnya preman.

Ucapan itu disampaikan Henry seperti dalam video yang diunggah Andi, Selasa (10/1/2019), dalam acara Silaturahmi Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan dengan Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan.

“Makanya saya sayangkan putra daerah Lampung mencuit dalam Twitternya, mengatakan faksi PDIP sekarang menggunakan otot, meninggalkan otak sehat, makanya preman seperti Henry Yosodiningrat, astaghfirulloh, saya sempet istighfar, gua samperin ke rumahnya gua gebukin di depan anak bininya,” ujar Henry dalam video itu.

Andi pun malah menantang Henry datang ke rumahnya untuk melaksanakan ancamannya itu.

“Saya tidak ahli baku hantam, tapi saya menanti kedatangan Henriyosodiningrat yang mengancam akan menggebuk saya di depan anak istri. Kabarkan saja jam berapa. Saya tunggu.” tantang Andi.

Bahkan Andi berseloroh tidak akan memperkarakan Henry jika benar niatnya itu dilaksanakan untuk memukuli Andi.

“Saya tidak akan lapor polisi,” ucapnya.

Memang reaksi Henry itu berawal dari cuita Andi sebelumnya yang geram melihat respon PDIP yang ‘bersemangat’ melaporkan Pengamat Politik Rocky Gerung gara-gara dianggap menghina Presiden.

“Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partau dan kekuasaan — mayoritas PDIP otot–. Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung.” begitu cuit Andi.

Pasalnya, Andi menilai perang gagasan dan adu pemikiran tidak selayaknya berakhir di meja hijau karena apa yang disampaikan Rocky Gerung masih berdasarkan argumentasi yang jelas.

Meskipun begitu polisi menolak laporan yang diajukan Henry lantaran tidak ada surat kuasa dari Presiden sebagai pihak yang dirugikan.