Tidak Terima Dituduh Selingkuh, Kades Kepenuhan Barat Aniaya Istri Hingga Babak Belur

Tidak Terima Dituduh Selingkuh, Kades Kepenuhan Barat Aniaya Istri Hingga Babak Belur

Desmiaty Bin Ismail warga Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Riau melaporkan suaminya sendiri Tana yang juga Kades Kepenuhan Barat ke Polsek Kepenuhan Resort Rokan Hulu karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Tindakan korban melaporkan suaminya sendiri karena perilaku suaminya sudah tidak bisa ditolelir lagi, dan bukan hanya dirinya saja yang jadi korban, namun anaknya juga ditelantarkan akibat ulah suaminya.

Menurutnya Sejumlah bekas luka memar yang dialami korban, sudah di lakukan Visum seperti luka memar akibat Pukulan dari suaminya, sehingga keutuhan rumah tangganya terancam.

“Saya sudah lama menahan diri, tapi ternyata tidak ada juga berubah perilaku suami saya itu malah tambah jadi sangat pemarah semenjak dia Punya Wanita simpanan yang bernama Shanti warga Kelurahan Kepenuhan,” jelas korban saat dihubungi via selulernya, Jum’at (13/12/2019), dikutip 86news.co

“Awalnya hanya ribut biasa saja masalah keluarga,saat itu Des Nanya Mengapa suaminya sering Pergi kre Pekanbaru, namun malah menjurus ke fisik, Tana Marah-marah ” itu bukan Urusanmu dan langsung melayangkan tinjunya, tapi begitu saya menghindar malah dia tambah emosi,” paparnya lagi.

Desmiyanti sangat berharap agar Polsek Kepenuhan, Polres Rohul, bisa segera menindak lanjuti laporan KDRT yang dialaminya.

“Saya sangat takut dan trauma sekali,dan saat ini saya tinggal dengan orang tua saya, Saya takut dibunuh, dan saya berharap kasus saya bisa segera di tindak lanjuti,” ujar Des dengan Suara menghiba.

Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH membenarkan ada laporan yang masuk terkait dugaan KDRT.

“Memang benar ada laporan masuk terkait dengan kasus KDRT, dan kita masih mengembangkan kasus tersebut dan kami masih mencari alat buktinya,” kata Kasat.

Sementara itu Kades Tana yang di laporkan,saat di hubungi beberpa kali melalui nomor ponselnya tidak aktif.