Banjir Bandang Kembali Terjang Wilayah Pasaman Sumbar

Banjir Bandang Kembali Terjang Wilayah Pasaman Sumbar

Bencana Galodo (Banjir bandang) menghantam daerah Jorong Kampung Padang, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumbar sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (21/12/201) tadi malam.

Salah seorang warga setempat, Dani kepada Covesia.com, Minggu (22/12) pagi mengatakan banjir bandang itu terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur daerah tersebut sejak kemarin sore.

“Galodo ini terjadi dikawasan Pamsimas Jorong Kampung Padang, Nagari Aia Manggih. Dimana sebuah anak sungai kecil yang biasanya dimanfaatkan sebagai Pamsimas sumber air bersih warga meluap dengan membawa material lumpur dan potongan kayu,” kata Dani.

Beruntung kata dia Banjir bandang itu terjadi jauh dari pemukiman penduduk. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Namun korban materil yaitu fasilitas Pamsimas hancur total dihantam banjir. Sehingga warga Jorong Kampung Padang saat ini krisis air bersih,” tambahnya.

Banjir bandang itu kata dia juga mengakibatkan akses transportasi menuju Talu, Pasaman Barat via puncak Tonang, Lubuk Sikaping maupun sebaliknya putus total.

“Sebab material lumpur dan kayu besar menimbun badan jalan. Kemudian puluhan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Koto Baru, Puncak Tonang juga saat ini masih terisolasi,” katanya.

Masyarakat kata dia saat ini sangat membutuhkan bantuan pasokan air bersih.

“Kemudian secepatnya pihak BPBD Pasaman membersihkan material lumpur dan kayu yang menimpa badan jalan ini. Agar akses kembali normal dan puluhan KK di Kampung Koto Baru Puncak Tonang tidak lagi terisolasi,” tutupnya.