Gubernur Khofifah Tetapkan Status Siaga Darurat  Bencana Hidrometeorologi Selama 150 Hari

Gubernur Khofifah Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Selama 150 Hari

Kepala BPBD Provinsi Jawa Timur Suban Wahyudiono mengatakan bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menetapkan “Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur”.

Berdasarkan siaran pers yang diterima oleh Covesia.com, Minggu (22/12/2019), penetapan status siaga darurat tersebut berdasarkan SK No 188/650/KPTS/013/2019 tertanggal 16 Desember 2019.

“Waktu siaga darurat ditetapkan selama150 hari sejak ditandatangani dan berlaku untuk seluruh 37 kabupaten atau kota di Jatim,” ujarnya.

Penetapan SK ini sejalan dengan hasil Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Banjir Bandang, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung di BNPB pada 18 Januari 2019 yang dihadiri semua pihak antara lain pemda, BPBD, kementerian dan lembaga, lerusahaan, NGO, TNI, POLRI, relawan, dan media.

“Pada kesempatan tersebut Kepala BNPB menekankan bahwa bencana urusan bersama,” ujarnya lagi.