Gelar Pasukan Apel Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor,  Angin Puting Beliung dan Gelombang Pasang  Di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan

Gelar Pasukan Apel Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung dan Gelombang Pasang Di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan

Gelar Pasukan Apel Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung Dan Gelombang Pasang Di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan

TNI AU. Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb M. Taufiq Arasj, S.Sos., bersama Satu SST pasukan Lanud Sjamsudin Noor mengikuti acara Apel Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung Dan Gelombang Pasang di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di halaman Kantor Setda Provinsi Kalimantan Selatan. Jumat, (17/1/2020).

Gelar pasukan Apel Siaga Darurat Bencana tersebut dilaksanakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dalam rangka membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada operasi militer selain perang (OMSP) dalam rangka penanggulangan bencana alam Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung, dan Gelombang Pasang serta bencana lainnya di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Apel Siaga tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan dan diikuti oleh unsur TNI, POLRI, Basarnas, Dishub, BPBD, TAGANA, Mahasiswa dan Masyarakat. Dalam amanatnya Gubernur Kalsel mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat serius dalam memperhatikan penanggulangan bencana alam seperti Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung dan Gelombang Pasang serta bencana alam lainnya, mengingat kondisi cuaca curah hujan yang semakin hari semakin meningkat. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah membentuk BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan mensosialisasikan kepada seluruh Instansi dan masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Tujuan diadakannya apel siaga ini ialah untuk melihat kesiapan dan menyiapkan unsur-unsur terkait beserta perlengkapannya apabila terjadi bencana alam yang sering terjadi ketika musim hujan tiba dan mengurangi terjadinya Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung dan Gelombang Pasang di Kalimantan Selatan serta dalam menjaga kesiapsiagaan dan meningkatkan koordinasi stakeholder kebencanaan saling bekerjasama. Acara ini rencananya akan dilaksanakan hingga tanggal 31 April 2020 dan para peserta akan mendapatkan pelatihan baik secara teori maupun praktek langsung di lapangan. Adapun tim satgas yang telah dibentuk, melibatkan 980 personel yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD, SAR, dan relawan swasta. Personel yang terlibat memperlihatkan kesiapan peralatan dan sistem komunikasi yang dipakai.

Gelar pasukan dan perlengkapan penanggulangan bencana alam di halaman Setda Prov Kalsel tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalse lH. Rudy Resnawan, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK., S.H., M.H., Kapolda Kalsel Irjen Pol. Drs Yazid Fanani, Komandan Korem 101/Ant Kolonel Inf .M. Syech Ismed, S.E, M.Han., dan Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Sandarianto para unsur FKPD Kalsel serta tamu undangan lainnya baik dari instansi Militer, Polri maupun Sipil.

Gelar Pasukan Apel Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung Dan Gelombang Pasang Di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan
Gelar Pasukan Apel Siaga Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung Dan Gelombang Pasang Di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan