Massa Bawa Poster Lengserkan Jokowi Saat Aksi Anies Terancam Pasal Makar

Massa Bawa Poster Lengserkan Jokowi Saat Aksi Anies Terancam Pasal Makar

Tim Advokat Perduli Perdamaian (APP) melaporkan sejumlah perempuan yang melakukan aksi pro kontra di Balai Kota, Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Para perempuan tersebut diduga hendak melakukan makar. Pasalnya dalam aksi tersebut mereka membentangkan poster yang bertuliskan “Maka Presidenmu (Jokowi) Kita Lengserkan”.

“Yang kita laporkan itu adalah berkaitan dengan rencana makar dengan mengatakan presiden dan lain sebagainya. Tapi di sini ada perempuan yang sudah tergambar, terpotret dengan baik itu dia yang akan kita laporkan,” kata perwakilan Team APP, C. Suhadi di Polda Metro Jaya? Jakarta Selatan, Jumat (17/1).

Menurut C Suhadi, demo yang digelar pada Selasa kemarin sudah keluar dari konteksnya. Sebab, dalam aksi itu massa pro Anies telah membawa- bawa nama presiden Jokowi. Padahal aksi tersebut terkait penanganan banjir kepada Gubernur DKI Jakarta,

“Demo kemarin itu adalah demo Anies Baswedan, tidak ada urusannya dengan masalah presiden karena presiden itu sudah terpilih,” ujarnya.

Karena itu, Suhadi menilai apa yang dilakukan para perempuan saat aksi itu sudah menjadi bentuk pelecehan terhadap simbol negara.

Pasalnya, mereka mengatasnamakan warga Indonesia yang hendak menurunkan Presiden Joko Widodo dari kursi jabatannya.

“Tujuan besarnya adalah kita mau kasih pesan kepada siapapun bahwa pemilu sudah selesai, simbol-simbol negara itu tidak boleh lagi dibawa-bawa. Itu yang mau kita tegaskan,” ujar Suhadi.

Tak hanya itu, pasal yang akan digunakan Team APP dalam laporannya terhadap para wanita yang mengatasnamakan “Ema Ema” itu yakni pasal 107, 169, dan UU ITE 28 ayat (2) dan juga pasal makar.

“Sementara pasal yang akan kita gunakan adalah 107 169 dan ITE 28 ayat 2. Kita sudah ada bukti flashdisk, berisi video dan juga tripping dari koran juga kita masukkan dan juga sudah ada,” ungkapnya.