Wagub DKI yang Baru Mesti Dengar Permintaan Anies Ini, Bukan Dengar Kehendak Parpol

Wagub DKI yang Baru Mesti Dengar Permintaan Anies Ini, Bukan Dengar Kehendak Parpol

Perebutan kursi nomor dua DKI Jakarta menemui babak baru setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra bersepakat untuk berbagi masing-masing satu nama calon.

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan bahwa PKS dan Gerindra sebagai partai pengusung pasti sudah mempertimbangkan dengan matang.

“Karena itu dari dulu saya sampaikan bahwa hak dan kewenangannya ada pada partai politik, dan saya teruskan kepada mereka,” ujar Anies, Senin (20/1).

Anies berharap, siapapun yang nanti terpilih, sosok tersebut dapat mengikuti semua visi misi yang ada di 2017-2022.

“Jadi meskipun tidak ikut kampanye, tapi harus ikut pada semua janji kampanye kita,” tandasnya.

Untuk diketahui, Partai Gerindra melalui Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membacakan kedua nama kandidat dalam surat kesepakatan kedua partai.

Partai Gerindra mencalonkan Ahmad Riza Patria sedangkan PKS mengusulkan kadernya, Nurmansyah Lubis.