Hampir 2.000 Orang Berjatuhan Korban Virus Corona, China Kebut Bikin Rumah Sakit Khusus

Hampir 2.000 Orang Berjatuhan Korban Virus Corona, China Kebut Bikin Rumah Sakit Khusus

Epidemi virus novel corona (2019-nCoV) semakin buruk. Pada Minggu (26/1), dilaporkan ada 13 kematian baru di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, akibat virus ini. Sehingga total kematian mencapai 56 orang.

Dimuat Sky News, saat ini jumlah total korban terjangkit sudah mencapai 1.975 orang di China. Selain China, juga ada laporan 5 korban baru di Hong Kong, dua di Makau, dan 3 di Taiwan.

Tidak hanya itu, Kanada juga baru melaporkan korban pertamanya dari seorang penduduk yang baru saja kembali di Wuhan. Hal yang sama juga terjadi di Prancis di mana terdapat tiga kasus pertama yang dilaporkan berada di Eropa.

Dari laporan saluran televisi Global China, rata-rata korban yang meninggal dunia adalah pasien dengan usia yang lebih tua. Untuk mengatasi pandemi ini, Pemerintah China telah melakukan berbagai hal.

Pertama dengan memblokir jalur transportasi dari dan ke Wuhan dan beberapa kota lain di Provinsi Hubei. Selanjutnya, mengirim 450 staf militer medis yang memiliki pengalaman dalam menangani wabah SARS dan Ebola.

Meningkat secara drastisnya korban terjangkit juga membuat pemerintah China harus membangun dua rumah sakit khusus yang dibuat dengan cepat bahkan bisa dibilang instan.

Ada pun konstruksi dua rumah sakit ini sudah dimulai dan diharapkan dapat selesai dalam kurun waktu tiga pekan atau pada Senin (3/2) mendatang.

Satu rumah sakit diperkirakan akan memiliki ruang yang cukup untuk 1.000 pasien. Sementara yang lainnya akan dilengkapi dengan 1.300 tempat tidur.