Pimpinan King Of di Tangerang Jadi Tersangka, Polda Metro Beri Sinyal Bakal Ada Pelaku Lain Menyusul

Pimpinan King Of di Tangerang Jadi Tersangka, Polda Metro Beri Sinyal Bakal Ada Pelaku Lain Menyusul

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusro Yunus mengatakan, keberadaan Kerajaan King of The King dinilai sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya, keberadaan kerajaan modus penipuan baru itu diduga hampir ada di setiap kota di Indonesia.

“King Of tidak hanya berada di Jakarta dan Tangerang, ternyata ada di beberapa tempat atau kota lain,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/1).

Yusri menyebut, penyidik telah menetapkan dua tersangka petinggi King Of Kini keduanya masih diperiksa intensif untuk menetapkan status keduanya ditahan ada tidak.

Namun tidak menutup kemungkinan, bakal adanya tersangka baru perihal kerajaan berkedok penipuan menarik uang pendaftaran anggotanya itu.

“Ada 2 pelaku yang ditetapkan tersangka. Ini kemungkinan akan berkembang lagi (tersangkanya). Dua pelaku masih diperiksa untuk menentukan ditahan atau tidak,” ungkap Yusri.

Karena itu, Yusri menghimbau kepada masyarakat bila merasa menjadi korban penipuan oleh Kerajaan King Of. Maka, meminta agar segera membuat laporan.

“Kami juga menghinbau masyarakat kalau ada yang tertipu segera melapor. Karena memang hampir 1,7 sampai 2 juta membayar ke kelompak ini denga menjikan akan dapat 3 milia,” tutur Yusri.

Sebelumnya, Polda Metro resmi menetapkan dua orang pemimpin kelompok King of The King sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks. Kedua tersangka yakni SMN selaku pimpinan Provinsi Banten serta P dari wilayah Tangerang.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara. Dari gelar perkara itu kasus tersebut terbukti memenuhi unsur pidana penipuan.

Spanduk King of The King sebelumnya membuat geger warga di Kota Tangerang. Dalam spanduknya, King of The King berjanji bisa melunasi seluruh utang Indonesia dan akan memberi kesejahteraan bagi masyarakat.

Pada spanduk tersebut terdapat gambar Presiden pertama Indonesia Sukarno serta gambar perempuan yang mirip dengan gambar Nyi Roro Kidul.

Di spanduk itu juga tercantum sejumlah nama pengurus King of The King, antara lain Pimpinan Ketua Umum IMD Juanda, Pimpinan Provinsi Banten IMD Syrus Manggu Nata dan perwakilan di Kota Tangerang, Prapto.