Danlanud Rsn,  Pertahankan Opini Predikat WTP

Danlanud Rsn,  Pertahankan Opini Predikat WTP

Danlanud Rsn,  Pertahankan Opini Predikat WTP

TNI AU. Dengan adanya pemeriksaan oleh BPK RI diharapkan dapat minimalisir laporan keuangan Lanud Roesmin Nurjadin tahun 2019, sehingga akan berkontribusi terhadap laporan keuangan Kemhan TNI dalam rangka mempertahankan opini predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, sebagai bentuk mempertanggung jawabkan kinerja suatu organisasi.

Demikian apa yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., dalam sambutanya pada acara entry briefing Wasrik BPK RI di Ruang Rapat Mako Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (24/2/2020).

“Membuat laporan keuangan adalah sesuatu yang sangat penting, hal ini akan dapat terlihat sejauh mana organisasi tersebut dapat mempergunakan anggaran sesuai yang telah direncanakan, menggunakan anggaran tersebut tak hanya transparan dan akuntabel saja, namun harus diiringi secara efektif dan efisien sebagai kata kunci yang harus dipedomani dalam mempertanggung-jawabkan penggunaanya,” ucap Marsma TNI Ronny Moningka.

Marsma TNI Ronny Moningka mengatakan, dengan kehadiran tim wasrik BPK RI tentunya akan memiliki nilai yang sangat strategis, karena pemeriksaan ini akan dapat dilihat sejauh mana kebenaran penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2019 di Lanud Roesmin Nurjadin.

“Saya berharap kepada Perwira Lanud Roesmin Nurjadin yang terkait, untuk memberikan data up to date sesuai bidang tugasnya masing-masing, terutama berkaitan dengan laporan Inventaris Kekayaan Miliki Negara (IKMN), apabila nantinya ditemukan kekurangan-kekurangan atau permasalahan, khususnya pencatatan aset yang belum teregistrasi dapat dikoordinasikan dengan baik, agar diperbaiki dan disempurnakan, berikan informasi maupun data-data yang dibutuhkan sehingga kegiatan pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan,” ungkap Danlanud.

Selanjutnya ditempat yang sama, Ketua Tim Wasrik BPK RI Sudarmono Sulityadi,S.E.,Ak., dalam sambutan dan paparannya mengatakan, secara kedudukan BPK RI sejajar dengan Presiden, DPR, Exekutif dan Legislatif, sebagai visi BPK RI menjadi lembaga pemeriksa terpercaya yang berperan aktif dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang berkualitas dan bermanfaat untuk mencapai tujuan negara.

“Oleh karena itu pemeriksaan di Lanud Rsn dilakukan pada Laporan Keuangan (LK), BMN (aset tetap, aset lainya dan persediaan), PNBP (Pemanfaat aset, Yanmasum dan kapitasi), Bangfas terpusat, tersalur, dan hibah,” kata Sudarmono.

Kemudian Sudarmono mengatakan oleh karena itu kami dari tim wasrik mengharapkan transfaransi dalam memberikan data yang akurat untuk mempermudah proses pemeriksaan, agar kedepan laporan keuangan lebih baik lagi sehingga WTP bagi Kemhan RI dapat dipertahankan.

Nampak hadir dari tim, pendamping dari Staf Ir Koopsau I Letkol ADM Layasi, Pengendali Iwan Gunawan, S.E., M.Si., Tutus Sulfani Sulaiman, S.E., M.H., Doana Bramantya Kusuma, S.E., Ak., Yosephine Kristi Widiyantiningsih, S.E., Ak., sedangkan dari Lanud Rsn, Danwing 6 Lanud Rsn Kolonel PNB Setiawan, Kadispers Kolonel PNB Dedy Supriyanto, Kadislog Kolonel Tek Dwi Wihananto dan Para pejabat dan perwira lainya.