Sebar Hoax Virus Corona, PSI Ngarep Fahira Idris Dipenjara dan Didenda Rp1 M

Sebar Hoax Virus Corona, PSI Ngarep Fahira Idris Dipenjara dan Didenda Rp1 M

Cakraberita.com, JAKARTA – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menuding anggota DPD RI, Fahira Idris menyebarkan hoax virus Corona.

Guntur Romli mengunggah screenshot cuitan Fahira Idris di Twitter yang menyebutkan bahwa ada 136 pasien dalam pengawasan Virus Corona di Indonesia.

Ia juga membagikan tangkapan layar pemberitaan dari Kompas berjudul “Penjara dan Denda Rp1 Miliar Menanti bagi Penyebar Hoax Virus Corona”.

Guntur Romli meminta agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu dengan memproses Fahira Idris.

“Akun @FahiraIdris menyebarkan hoax soal virus corona. Ada ancaman pidana & dendanya. Hukum harus ditegakkan! Tdk boleh pandang bulu,” kata Guntur Romli di akun Twitternya.

Sementara politisi PSI yang juga seorang pengacara, Muannas Alaidid mengatakan, cuitan hoax Fahira Idris bukan delik aduan, sehingga bisa langsung diproses oleh aparat kepolisian.

“Bukan delik aduan, bisa diproses tanpa laporan,” kata Muannas sembari membagikan pasal yang dapat menjerat Fahira Idris.

Sebelumnya, Fahira Idris menyebutkan bahwa ada 136 pasien dalam pengawasan virus Corona di Indonesia. Hal itu dikatakan Fahira Idris di akun Twitternya @fahiraidris.

“Astagfirullah BIKIN KAGET! Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di #Indonesia – DKI Jakarta 35 orang, Bali 21 orang, Jateng 13 Orang, Kepri 11 orang, Jabar 9 orang, Jatim 10 orang, Banten 5 oang, Sulut 6 orang, Jogya 6 orang, Kaltim 3 orang,” tulisnya.

Fahira Idris

Anggota DPD RI Fahira Idris

Namun cuitan tersebut sudah tidak tampak lagi di akun Twitter Fahira Idris.

Ia kemudian memperbaharui informasi seputar virus Corona dengan membagikan berita ralat dari wartakota.

“Kita semua berdoa agar tidak ditemukan kasus virs corona di Indonesia dan Pemerintah diberikan kemudahan dan jalan untuk memformulasikan dan menyiapkan strategi menghalau virus corona. Al Faatihah,” kata Fahira.