Dana Tanggap Darurat Habis, DPRD Jabar Ingatkan Gubernur Soal Dana Crisis Center

Dana Tanggap Darurat Habis, DPRD Jabar Ingatkan Gubernur Soal Dana Crisis Center

CakraBerita.com – Pasca diumumkannya dua orang positif virus corona, Senin (2/3) lalu oleh Presiden Jokowi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil langsung melakukan langkah penanganan dan antisipasi virus corona di Jabar.

Gubernur Ridwan Kamil pun membentuk Crisis Center bagi penanganan virus corona di Jawa Barat.

Adapun Crisis center virua corona di Jabar sendiri, dipimpin oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan pelaksana harian Sekda Provinsi Jabar.

Menanggapi pembentukan Crisis Center terkait virus corona, DPRD Jabar melalui Fraksi PKS mengingatkan gubernur soal crisis center virus corona.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar, Haru Suandharu menjelaskan bahwa anggaran tanggap darurat bencana Provinsi Jabar sudah habis.

“Kalau sekarang buat crisis center mungkin kebutuhannya mendesak. Saya hanya mengingatkan soal anggarannya itu darimana. Karena anggaran tanggap darurat untuk bencana habis digunakan awal tahun saat bencana banjir di sejumlah kabupaten dan kota di Jabar,” jelas Haru, Sabtu (7/3).

Haru menambahkan, anggaran tanggap darurat saat ini hanya Rp 20-25 miliar. “Seharusnya bisa sampai Rp 50 miliar, dijaman pa Aher dulu juga sampai segitu,” jelasnya.

Jika melihat pembentukan crisis center virus corona, saya melihat Gubernur Emil akan menggunakan dana yang ada di dinas. “Sepertinya menggunakan anggaran dinkes dan pemerintah pusat. Kami tetap mengingatkan agar gubernur patuh terhadap tata tertib penggunaan anggaran,” pungkasnya.