Polda Jabar Patroli Ketersediaan Masker dan Hand Sanitizer di Sejumlah Pertokoan

Polda Jabar Patroli Ketersediaan Masker dan Hand Sanitizer di Sejumlah Pertokoan

CakraBerita.com  – Polda Jabar melalui jajaran Dit Reskrimsus Polda Jabar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, terus melaksanakan kegiatan pengecekan ketersediaan masker dan hand sanitizer di wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.

Adapun lokasi pengecekan ketersedian masker dilakukan di Yogya Riau Junction di Jalan L.L.RE. Martadinata No. 17-21 Kota Bandung, Transmart Carrefour Cipadung di Jalan A. H. Nasution No. 73 Kota Bandung dengan Toko Transmart Cabang Cipadung, Borma Cipadung di Jalan A. H. Nasution No. 115 Kota Bandung, Lotte Grosir Bandung di Jalan Soekarno Hatta No. 646 Kota Bandung dengan HRD Lotte Grosir Bandung serta Carrefour Kiaracondong di Jalan Soekarno Hatta No. 526 Kota Bandung.

Saat pengecekan terhadap ketersediaan masker dan hand sanitizer di Transmart Carrefour Cipadung, Tim Subdit I/Indagsi Polda Jabar didampingi Kepala Toko Transmart Cabang Cipadung.

Dalam pegecekan tersebut untuk stok masker dilaporkan sudah menipis. Akan tetapi, untuk pembelian masker tersebut masih dalam batas kewajaran.

Pihak Transmart sendiri mengaku tidak banyak menyediakan masker. Sejauh ini, pihaknya telah memesan kepada supplier Wings dan DC, namun hingga sekarang masih belum ada pengiriman masker ke Transmart Cipadung dikarenakan stok kosong.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan bahwa untuk stok hand sanitizer yang dijual di Transmart Carrefour Cipadung habis. Hal ini didasarkan pernyataan kepala toko.

“Untuk konsumen yang membeli hand sanitizer cukup banyak namun stok yang dijual di Transmart Cipadung juga tidak banyak. Untuk produk hand sanitizer yang dipasok dari supplier sampai saat ini masih belum dikirim kembali,” jelasnya.

Situasi serupa juga ditemui di Borma Cipadung, stok masker dan hand sanitizer yang dijual sudah habis pada hari Selasa (3/3).

Begitupun dengan di Lotte Grosir Bandung. Untuk stok masker sudah habis pada awal tahun atau saat mulai merebak isu virus corona.

“Pihak Lotte Grosir pun membatasi pembelian masker 1 member maksimal 2 dus masker berdasarkan arahan dari Lotte Pusat. Untuk stok hand sanitizer habis pada bulan Februari 2020,” ucapnya.

“Untuk konsumen yang membeli hand sanitizer meningkat selama satu bulanan terakhir namun Lotte Grosir sudah tidak memiliki stok dari tanggal 2 Februari 2020,” paparnya.

Kondisi di Carrefour Kiaracondong juga tidak jauh berbeda. Disebutkan, stok masker yang dijualsudah habis dari bulan Februari 2020. Pemesanan dari supplier juga belum dipenuhi.

Menanggapi situasi saat ini, pihak Polda akan melakukan penegakkan hukum dengan tegas bagi para pelaku penimbunan masker dan hand sanitizer.

“Kami akan tindak tegas penimbun masker dan hand sanitizer serta menyebarkan berita bohong/hoaks tentang isu virus corona yang dapat meresahkan masyarakat,” pungkasnya.