Ungkap Penjualan Masker Ilegal, Polrestabes Bandung Belum Tetapkan Tersangka

Ungkap Penjualan Masker Ilegal, Polrestabes Bandung Belum Tetapkan Tersangka

CakraBerita.com – Polrestabes Bandung berhasil mengungkap dugaan pembuatan masker ilegal dan penjualan secara online.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan laporan korban atas Agie Rahadian pada 4 Maret 2020.

Dikatakan, korban hendak membeli masker untuk donasi ke Wuhan.

“Korban Agie membeli masker melalui jual beli online OLX kepada saudara Edi. Edi ini lalu menghubungi Ivan via OLX juga. Pesanan oleh Agie ini merupakan order dari temannya Wewe,” jelas Kapolrestabes Bandung, Sabtu (7/3).

Dalam prosesnya, disepakati pemesanan 4.900 box. Namun Ivan hanya bisa memenuhi sebanyak 800 box dengan total harga 180.000.000.

“Korban lalu menerima barang tersebut, namun saat dicek masker tak sesuai standar dan diretur ke Ivan. Korban pun meminta uang kembali,” jelasnya.

Setelah laporan tersebut, polisi langsung menggerebek kediaman pelaku di kawasan Astana Anyar Kota Bandung.

Dari rumah pelaku Ivan, disita sebanyak 6.700 pack masker yang tidak sesuai standar pabrikan.

“Jadi pelaku Ivan ini menjual lagi makser hasil retur, dengan dirapihkan kembali. Dari penggerebekan Jumat kemarin, modus pelaku yakni membeli masker di toko dan apotek untuk dimodifikasi lalu dijual lagi dengan harga tinggi,” terangnya.

Terpisah Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih menjelaskan bahwa pelaku ini menjual kembali masker demi keuntungan sesaat.

“Memang terlapor ini belum jadi tersangka, karena kami berkordinasi dengan Depkes melalui keterangan ahli terkait standarisasi masker. Kepada pelaku kami jerat pasal 196 UU Kesehatan No 36 tahun 2009,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita, yakni
2 buah karung plastik besar yang berisikan masker kesehatan. “Setelah dihitung berisikan 6.700 pcs masker diantaranya merek nexcare warna abu-abu, biru, hijau dan merah dalam kondisi terurai lepas (tidak ada box atau plastik),” tandasnya.