Video Mahluk Menyeramkan di Ciamis, Telinga Panjang, Mata Merah Menyala

Video Mahluk Menyeramkan di Ciamis, Telinga Panjang, Mata Merah Menyala

CakraBerita.com– Warga Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menemukan 2 mahluk menyeramkan yang diduga tuyul.

Sepasang mahluk kecil misterius itu dimasukkan ke dalam botol.

Mahluk diduga tuyul itu ditemukan oleh Ibnu Kasir (45), warga Dusun Pahauran RT 02/06 Desa Sindangsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, Sabtu (29/2) lalu.

Dijelaskan Ibnu, penemuannya berawal saat dirinya mengambil pohon bambu di belakang rumahnya untuk dijadikan pagar.

Saat berjalan, tiba-tiba ia melihat di tanah tergeletak botol ukuran kecil, sedikit tertutup tanah.

Karena penasaran, dirinya mengambil botol tersebut. Botol itu berkuran 5-7 cm dengan diameter 1,5 cm.

Setelah diamati, ternyata botol itu berisi mahluk menyerupai bayi yang diduga tuyul. Matanya merah menyala dan satunya lagi memiliki telinga panjang.

“Ternyata di dalamnya ada dua sosok menyerupai bayi. Tapi keduanya menyeramkan. Yang satu kemerahan, dan yang satu telinga panjang, hidung pajang. Pokoknya wajahnya menyeramkan,” paparnya.

Warga setempat menduga mahluk itu adalah tuyul. Ada pula yang menyebutnya jin.

Atas temuan tersebut, sekarang rumah Ibnu ramai dikunjungi warga, baik anak-anak maupun orang dewasa.

“Ya ada yang sekedar untuk silaturahmi serta melihat apa sebenarnya di dalam botol itu. Ada juga yang mau menukarnya dengan barang berharga, tapi saya tolak,” ujarnya.

“Saya lebih baik disimpan di rumah saja. Takut ada yang menyalahgunakan. Tapi jika ada yang bertanggung jawab, seperti pemerintah untuk dimuseumkan silahkan saja,” tuntasnya.

PJs Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, Saeful Ujun, menghimbau untuk musnahkan mahluk menyeramkan tersebut.

Ia meminta warga untuk tidak percaya dengan hal-hal yang berbau mistis.

“Mau dibakar atau dibuang ke air, namun tetap harus berdoa kepada Allah SWT. Percaya kepada barang atau benda selain Allah SWT itu termasuk musrik. Apalagi sampai memperayai ada kekuatan jin atau sebagainya,” tegas Saeful, seperti dilansir Radar Tasikmalaya.

Ia berharap masyarakat lebih mendekatkan diri kepada Allah, tidak terpengaruh isu-isu yang tidak jelas.

“Daripada kita datang ke lokasi yang tidak ada faedahya, lebih baik datang ke mesjid saja, jelas -jelas akan lebih bermanfaat. Jangan percaya kepada hal tersebut, karena musrik,” tandasnya.