Fasilitasi Masyarakat untuk PTSL, Salah Satu Cara Pemkot Pariaman Menuju Kota Lengkap

Fasilitasi Masyarakat untuk PTSL, Salah Satu Cara Pemkot Pariaman Menuju Kota Lengkap

CakraBerita.com – Mempersiapkan Kota Pariaman menuju kota lengkap, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) kota tersebut memfasilitasi masyarakat di kota itu dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung (PTSL).

“Kegiatan ini berjuan untuk mempersiapkan Kota Pariaman munuju kota lengkap, sebab PTSL ini salah satu syaratnya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kota Pariaman, Syafri saat ditemui dalam acara fasilitasi PTSL di Desa Sikabu, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman pada Rabu (11/3/2020).

Lanjut Syafri, kegiatan ini juga akan dilakukan untuk semua masyarakat yang ada di Kota Pariaman, dengan sasarannya adalah para pemilik tanah.

Tujuan dengan adanya kegiatan ini untuk memberikan kepastian hukum atas hak tanah kepada masyarakat dan mengurangi Konflik Agraria.

“Karena tidak adanya jaminan kepastian hukum atas tanah seringkali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah di Indonesia,” katanya.

Selain dikalangan masyarakat, baik antarkeluarga, tak jarang juga sengketa lahan terjadi antarpemangku kepentingan, seperti pengusaha, BUMN dan pemerintah.

Makanya itu penting sertifikat tanah tersebut sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Kemudian kata Syafri, lambannya proses pembuatan sertifikat tanah selama ini menjadi pokok perhatian pemerintah. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN meluncurkan Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Maka melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Syafri juga menjelaskan, PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan.

Sementara itu Kepala Desa Sikabu, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Syamsuhardi Koto mengapresiasi terkait kegiatan yang dilakukan Pemkot Pariaman dalam memfasilitasi masyarakat untuk melakukan pengurusan sertifikat tanah serta mensosialisakan alur dan regulasinya.

“Karena selama ini masyarakat banyak yang tidak mengetahui alur atau regulasi tentang pembuatan sertifikat tanah, prona dan PTSL ini,” jelas Syamsuhardi.

Namun kata Syamsuhardi, dengan adanya program Pemkot Pariaman melalui Dinas PUPRP ini masyarakat terbantu dan bisa merubah paradigma buruk terkait masalah pembuatan sertifikat tanah tersebut.

Syamsuhardi mangatakan, dalam kegiatan itu pihaknya mengundang tokoh masyarakat dan lembaga lainnya, untuk mensosialisasikan PTSL, pembuatan sertifikat tanah dan prona.