Pasien Positif Corona Jadi 27 Orang, RSPI Perkuat Pertahanan: Kami Tambah Alat Pelindung Diri

Pasien Positif Corona Jadi 27 Orang, RSPI Perkuat Pertahanan: Kami Tambah Alat Pelindung Diri

CakraBerita.com – Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Suroso memastikan akan menambah alat pelindung diri (APD) bagi petugas.

Itu dilakukan setelah melihat pertambahan jumlah pasien positif corona yang meningkat. Jumlah perawat pun yang bertugas di bagian lain alihtugaskan ke ruang isolasi.

“Kami sedang mengupayakan tambahan (APD) karena pasien ada terus, bertambah terus,” kata Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang RSPI Sulianti Saroso Dyani Kusumowardhani, Selasa (10/3).

Bukan hanya itu, RSPI pun akan menambang ruang-ruang isolasi jika eskalasi terjadi dengan jumlah mencapai 150 tempat tidur.

Jumlah kasus positif terinfeksi virus corona baru (Covid-19) di Indonesia kembali bertambah.

Diungkapkan oleh Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa sore (10/3), jumlah kasus tambahan sebanyak 8 orang.

“Dari hasil laporan laboratorium pada siang hari dan kita analisis, pasien dengan kode 20, perempuan, 70 tahun, ini bagian dari tracing subkluster Jakarta,” ujar Yurianto.

Selanjutnya adalah pasien dengan kasus nomor 21 yang merupakan perempuan 47 tahun. Ia juga merupakan bagian dari tracing subkluster Jakarta.

Sementara untuk pasien dengan nomor kasus 22 dan 23 merupakan imported case. Pasien kasus 22 adalah perempuan 36 tahun.

Sedangkan pasien kasus 23 merupakan perempuan 73 tahun di mana saat ini ia menggunakan ventilator, namun kondisinya sudah cukup stabil.

“Selanjutnya, nomor kode 24, laki-laki, 46 tahun, WNI, ini imported case. Kemudian berikutnya, pasien dengan kode 25, perempuan, 53 tahun, WNA, imported case, kondisi stabil,” sebutnya.

Untuk pasien kasus 26 sendiri adalah laki-laki 46 tahun yang merupakan WNA dan imported case.

Saat ini kondisi yang bersangkutan, dinyatakan Yurianto, stabil.

Sementara itu, untuk pasien kasus 27 yang merupakan laki-laki berusia 27 tahun, Yurianto mengaku pihaknya masih belum bisa mengetahui yang bersangkutan terinfeksi darimana.

“Kami menduga ini local transmission yang masih kami tracking darimana sumbernya. Karena bukan impor dan tidak jelas bagian dari kluster yang lain,” ungkapnya.

Dengan penambahan 8 kasus, maka total kasus corona di Indonesia mencapai 27 kasus.