Saat Ditangkap, Terduga Teroris Sempat Teriak Difitnah

Saat Ditangkap, Terduga Teroris Sempat Teriak Difitnah

CakraBerita.com – Penangkapan salah seorang terduga teroris di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh sempat berlangsung dramatis. Pasalnya saat dibekuk, terduga teroris ini berteriak-teriak ke warga yang melihat penangkapan bahwa ia telah difitnah sebagai teroris

Penangkapan berlangsung tidak jauh dari belakang kantor DPRD Kota Payakumbuh. Terduga tengah jalan kaki sendirian dan langsung dibekuk oleh anggota Densus 88 berpakaian preman yang dibantu oleh sejumlah warga.

Saat diamankan inilah, ia berteriak-teriak bahwa ia difitnah sebagai teroris. Terduga juga meronta – ronta dan sempat membuat borgol terjatuh. Tangan terduga ini bisa diborgol setelah ada warga yang membantu untuk memegang tangannya.

Setelah itu, rumah mertua terduga yang tidak jauh dari lokasi penangkapan digeledah. Terlihat beberapa anggota Densus 88 mengamankan sejumlah berkas, laptop, buku, Handpone dan panah.

Camat Payakumbuh Barat, Kefrinasdi membenarkan salah seorang warga di kelurahan Bulakan Balai Kandi ditangkap oleh Densus 88. Penangkapan terduga teroris ini ditangkap tidak jauh dari Kantor DPRD Kota Payakumbuh. Kemudian dibawa ke rumahnya dan dilakukan penggeledahan.

“Laporan lurah ke saya, tadi memang ada warga Bulakan Balai Kandi yang ditangkap satu orang oleh Densus 88. Ia ditangkap tak jauh dari kantor DPRD Kota Payakumbuh. Kemudian dibawa kerumah dan dilakukan penggeledahan,” kata Kefrinasdi.

Saat ditanya informasi lain yang diketahui tentang terduga teroris ini, Kefrinasdi mengaku tidak mengetahui banyak soal ini. Ia hanya mendapat laporan dari lurah bahwa ada penangkapan terduga teroris di wilayah kerjanya.

“Yang ditangkap pria yang sudah beristri dan memiliki anak. Selain itu saya tidak tahu informasi yang lain,” katanya.