Usai Warga Bekasi yang Meninggal di Cianjur Ternyata Positif Corona, Seluruh Anggota Polres Diperiksa

Usai Warga Bekasi yang Meninggal di Cianjur Ternyata Positif Corona, Seluruh Anggota Polres Diperiksa

CakraBerita.com – Polres Cianjur membentuk Corona Respon Team (CRT) untuk mencegah penyebaran virus corona, di Kabupaten Cianjur.

Hal itu usai kepastian warga Bekasi berinisial D yang meninggal usai dirawat di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH) beberapa waktu lalu ternyata positif terjangkit corona.

Seluruh anggota Polres Cianjur, diperiksa satu per satu suhu badannya. Selain itu, juga dilakukan penyemprotan disifektan di seluruh Mapolres Cianjur.

“Kita juga sediakan cairan disifektan di seluruh sentra-sentra pelayanan dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini sebagai tindakan pencegahan, ” ujar Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto kepada Pojoksatu.id, Minggu (15/3/2020).

Selain itu, pihaknya juga langsung membentuk tim reaksi cepat yang khusus disediakan bagi warga.

Tim gabungan itu, akan mendatangi langsung ke rumah warga untuk melakukan pengecekan kesehatan.

“Mungkin warga takut periksa atau bagaimana, bisa langsung lapor ke Bhabinkamtibmas, polsek jajaran, dan akan langsung didatangi tim kami,” jelasnya.

Adapun nomor hotline yang bisa dihungi warga di antaranya di nomor 085861509695, 087820988411, 081221833880 atau 081285023373.

“Bisa telepon atau pesan Whatsapp. Nanti tindakan medis seperlunya langsung dilakukan saat itu juga,” ujarnya.

“Kalau flu biasa diberi obat, kalau perlu dirawat ya langsung dibawa ke rumah sakit,” pungkas Juang.