Direktur RSUD Prabumulih Meninggal, Hasil Tes Corona Belum Keluar

Direktur RSUD Prabumulih Meninggal, Hasil Tes Corona Belum Keluar

CakraBerita.com – Dokter Efrizal Syamsuddin (53), Direktur RSUD Prabumulih meninggal dunia di Rumah Sakit Mohammad Hoesin(RSMH) Palembang, Senin (23/3/2020).

Paman dr Efrizal, H Ali Rachman BSc yang ditemui di rumah duka, Jalan Dempo No 30, RT 02/RW 07 Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur mengatakan, keponakannya meninggal sekitar pukul 07.00 WIB.

Adik dari ayah dr Efirazal ini mengatakan, keponakannya sempat menjalani perawatan intensif di RSMH dalam keadaan kritis.

“Pagi tadi kita dapat kabar dari adik keduanya, mengabarkan kalau Efri (Sapaan dr Efrizal) telah meninggal dunia, sekitar pukul 07.00 WIB,” ucap Ali.

Kepergian alumnus kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan.

“Sekarang ini, jasad lama menjadi dokter umum di RSUD masih menunggu pemulangan. Kita keluar juga masih menunggu kabar lebih lanjut,” terang pensiunan PNS RSUD ini.

Informasinya, jasad suami Marthanella Wahida ini akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

“Rencananya, kalau jasadnya datang langsung dimakamkan. Kemungkinan sehabis ashar dimakamkan di Desa Sugihan,” akunya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH mengatakan, dr Efrizal meninggal karena sakit.

“Betul, dr H Efrizal Syamsuddin MM meninggal karena sakit. Memang, ada riwayat sakit lamanya diabetes dan hipertensi. Terakhir, sempat didiagnosa DBD,” bebernya.

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM sempat melayat ke rumah duka untuk menyampaikan ucapan bela sungkawa.

“Saya turut berbela sungkawa, dr H Efrizal Syamsuddin MM. Semoga keluarga di tinggal tabah, saya kenal baik dengan Pak Direktur. Selama kepemimpinannya, RSUD banyak inovasi dan kemajuannya,” terangnya kepada keluarga.

Ia mengatakan, ini merupakan musibah yang tidak diduga-duga, bagi keluarga dan juga bagi Pemkot Prabumulih.

“Semoga memudahkan jalannya menjadi menuju sang khalik,” pungkasnya.

Kematian Dirut RSUD Prabumulih ini sempat dikaitkan dengan wabah virus Corona. Bahkan, ada yang menyebut dr Efrizal masuk dalam daftar pasien dalam pengawasan (PDP) sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Adik dr Efriazal, Effandri mengatakan, saat ini keluarga masih menunggu hasil tes laboratorium.

“Keluarga juga menunggu hasil tes, bisa ditanyakan langsung ke RSMH,” ujarnya singkat kepada awak media, (23/3).

Jenazah Direktur RSUD Prabumulih itu telah dimakamkan di Desa Sugihan, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

“Alhamdulilah, prosesi penguburan berjalan lancar. Sebelum dikuburkan, sempat dishalatkan Masjid Darussalam Desa Sugihan,” sebutnya.