Ini Kata Bupati Pandeglang Soal Warganya yang Meninggal Akibat COVID-19

Ini Kata Bupati Pandeglang Soal Warganya yang Meninggal Akibat COVID-19

CakraBerita.com Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan pihaknya belum bisa memastikan warga yang meninggal dunia itu positif terpapar corona baru atau jenis COVID-19.

“Kami hingga kini masih menunggu hasil sampel dari Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan,” kata Irna Narulita dalam keterangan tertulisnya, di Pandeglang, Minggu (22/3)

Warga Pandeglang yang meninggal dunia di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang itu berstatus pasien dalam pengawasan (DPD) COVID-19.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar dari mana sumber informasinya.

Bupati hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan sampel swab di laboratorium dari Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap berada di rumah selama masa pencegahan penyebaran virus corona.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Pandeglang dr Achmad Sulaeman mengatakan pasien PDP virus corona yang meninggal dunia itu, sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD Berkah Pandeglang.

Pasien kemudian dirujuk ke RSDP Serang pada Jumat (20/3), sekitar pukul 15.40 WIB, karena kesehatannya parah dan kritis.

Saat ini, kata dia, jumlah warga Pandeglang yang masuk kategori PDP COVID-19 tercatat dua orang, sedangkan warga berstatus orang dalam pengawasan tercatat 17 orang.

“Kami minta warga tetap berada di rumah guna mencegah penyebaran COVID-19 itu,” katanya.