Palak Warga Hingga Tewas di Depok, Dua Anggota Geng Teras Ditembak Mati

Palak Warga Hingga Tewas di Depok, Dua Anggota Geng Teras Ditembak Mati

CakraBerita.com– Tim Gabungan Sat Reskrim Polresta Metro Depok, Polsek Cimanggis, dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan, terhadap pedagang warung kelontong di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Jumat (3/4).

Kapolresta Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengatakan, penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan merupakan hasil pengembangan dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebanyak enam orang dari sembilan pelaku berhasil ditangkap. Mereka yakni JAR (17), GAM (22), YH (18), dan RP (22). Namun, dua pelaku yakni Sahrul dan Komara melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dan kedua pelaku tersebut tewas di tempat.

“Kami masih mengejar tiga pelaku lainnya,” ujar Azis Andriansyah

Azis Andriansyah mengungkapkan, penangkapan pelaku tersebut diberada di wilayah Pondok Ranggon dan Keranggan Bekasi.

Kronologis ceritanya, para pelaku awalnya melakukan pemerasan dengan ancaman di Jalan Putri Tunggal Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis.

Pelaku menodong korban yakni Nasri, menggunakan senjata api guna mengambil barang korban berupa dua buah handphone, satu unit motor Yamaha Fino.

Setelah itu, pelaku melakukan kekerasan teradap korban Fauzan hingga meninggal dunia.

Tidak hanya itu saja, tetapi para pelaku juga mengambil gelang dan kalung, uang Rp2 juta, Handphone Andoid di wilayah yang sama.

Bahkan, pelaku melancarkan aksinya terhadap pedagang tahu di Jalan Putri Tunggal RT7/3 di kelurahan yang sama.

Atas kejadian beruntun tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang tergabung dalam Geng Tongkorongan Rakyat Selow (Teras).

“Akhirnya pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur dari anggota,” terang Azis Ardiansyah.

Azis mengatakan, dari penangkapan Geng Teras berhasil diamankan satu buah senjata Soft Gun, satu buah golok, celurit, satu buah sepeda motor Yamaha RX King, satu unit sepeda motor Satria, dua buah kunci leter T.

“Kami berusaha menindak tegas pelaku kejahatan di wilayah hukum Polresta Metro Depok,” tutup Azis.