Pembekalan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Dalam Latihan Latsitarda Akmil Taruna Tk. IV Akmil

Pembekalan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Dalam Latihan Latsitarda Akmil Taruna Tk. IV Akmil

Sampai saat ini virus corona (covid-19) masih mewabah di Negeri kita Republik Indonesia. Dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XL Taruna/Taruni Akmil melaksanakan pebekalan tentang corona virus disease 2019 (covid-19) yang di sampaikan oleh Lettu Ckm dr Rinto Manurung seorang dokter dari Kesehatan Akmil. Di ikuti oleh seluruh Taruna/Taruni TK. IV 254 orang di Gedung Sumartal. Kamis (9/04/20)

Lettu Ckm dr Rinto Manurung dalam kesempatan tersebut menjelaskan tentang Pencegahan dan penyebaranya, virus corona agar tidak meluas dengan kita membatasi diri, menjaga jarak, dengan jarak 1 meter vires tersebut akan mengering vires tersebut akan mati. Tambah cuci tangan membersihkan diri, menjaga imun/kekebalan tubuh masing masing dan mengurangi berkumpul.

Dalam kesempatan yang lain dr Rinto memaparkan,”Coronavirus disease 2019 (covid-19) penyakit yang disebabkan oleh infeksi Corona virus baru yang dilaporkan pertama kali akhir tahun 2019. Pertama di laporkan sebagai pneumonia misterius di Wuhan, China, 31 Desember 2019. Dengan Gejala Pneumonia   peradangan di paru-paru yang disebabkan oleh patogen seperti virus/bakteri/jamur. Wabah tersebut dideklarasi oleh WHO sebagai Public Health Emergency of International Concernpada 30 Januari 2020″.

Berikut penjelasan dr Rinto tentang COVID-19 ini.

1. Apa Bawang Putih bisa mencegah penularan COVID-19? Sejauh ini belum ada penelitian yang secara ilmiah yang membuktikan hal tersebut. Lanjut dr Rinto

2. Konsumsi Alkohol mematikan virus corona penyebab COVID-19? Alkohol 70 persen memang bisa mematikan virus sehingga bisa digunakan sebagai disinfektan benda-benda/permukaan yang tercemar. Namun tidak bisa dikonsumsi karena juga mematikan bagi manusia.

3. Covid-19 menular lewat tatapan mata? Virus Corona memang bisa masuk ke tubuh via selaput lendir (rongga mulut, rongga hidung, dan selaput mata). Tetapi tidak menular dengan tatapan mata saja. Perlu adanya droplets yang keluar ketika pasien batuk atau bersin dan masuk ke orang lain.

4. COVID-19 menular via paket dari CHina? Hasil analisis data tentang corona virus menunjukkan bahwa virus tersebut tidak bertahan lama pada permukaan benda-benda apalagi paket yang memang dikirim berhari-hari dari China.

5. COVID-19 sangat mematikan sehingga kita perlu panik! Hasil analisis data tentang corona virus menunjukkan bahwa COVID-19 memiliki angka kematian sekitar 2%, jauh lebih rendah dari wabah lain (SARS, MERS, Swine Flu). Tidak perlu panik. Tapi tentunya tetap waspada.

Demikian penjelasan dr Rinto kepada kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke XL Tahun 2020. (sumber berita & gambar : tni.mil.id)