Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Nobar Pidato Kenegaraan Presiden

Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Nobar Pidato Kenegaraan Presiden

Setiap tanggal 1 Juni menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia, sebab pada tanggal tersebut Presiden Soekarno berpidato di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau ‘Dokuritsu Junbi Cosakai’ pada 1 Juni 1945, yang mana tanggal ini di tetapkan sebagai Hari Lahirnya Pancasila.

Saat ini tepat 1 Juni 2020 bangsa Indonesia kembali memperingati hari lahirnya Pancasila tersebut. Satgas Yonif Raider 509 Kostrad dengan seluruh jajarannya yang saat ini melaksanakan tugas pengamanan Perbatasan RI-PNG sektor utara mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan bersama Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo. Senin (01/06/2020).

Presiden Soekarno sebagai bapak Proklamasi yang memperkenalkan konsep atau rumusan awal dasar negara Indonesia merdeka bernama Pancasila. Lima sila tersebut menjadi panutan setiap orang dalam bersikap dan bernegara. Arah perjalanan kehidupan masyarakat bahkan bisa mengacu ke lima sila hasil pemikiran para pendiri bangsa tersebut.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga mengajak seluruh penyelenggara negara untuk berpihak kepada masyarakat yang mengalami kesulitan. 

Kepala Negara juga meminta penyelenggara negara untuk melayani masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). 

Hal itu diungkapkan oleh Jokowi dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual, Senin (1/6/2020).

“Tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai ke daerah, untuk terus meneguhkan keberpihakan kita kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ungkap Jokowi.

Selain itu, ia juga meminta para penyelenggara negara agar melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan.

“Untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras dan agama, serta untuk memenuhi kewajiban kita melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menuturkan, nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dalam kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila digelar secara virtual. Upacara didahului pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo, lalu Ketua DPR Puan Maharani yang membacakan teks UUD 1945.

Kemudian dilanjutkan amanat Presiden Joko Widodo, sambutan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta pembacaan doa.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini digelar dalam durasi kurang dari 30 menit. (sumber : tni.mil.id)