Pemkab Batubara Dukung Pembangunan Fasilitas Bunker Pertamina dan Jalur Pipa Gas di Kuala Tanjung

Pemkab Batubara Dukung Pembangunan Fasilitas Bunker Pertamina dan Jalur Pipa Gas di Kuala Tanjung

mediasumutku.com | BATUBARA- Pemerintah Kabupaten Batubara mendukung pembangunan sarana dan fasilitas bunker Pertamina dan jalur pipa Gas di Kuala Tanjung.

Bupati Batubara Ir. Zahir menyampaikan, bahwa cita-cita yang dimimpikan sebentar lagi akan tercapai dalam tahap pembangunan industri di Kabupaten Batu Bara.

“Pada hari ini pihak pertamina telah melakukan groundbreaking untuk membangun tangki bahan bakar minyak di kabupaten batu bara. Hari ini juga melaksanakan peresmian pembangunan jalur pipa gas,” ungkap Zahir disela-sela peresmian Groundbreaking Sarana dan Fasilitas Bunker dan Peresmian Jalur Pipa Gas Kuala Tanjung di Area Terminal Multipurpose Kuala Tanjung Pelindo 1 di Batu Bara, Sumatera Utara, yang dilakukan secara langsung dan melalui video conference, Sabtu (5/12/2020

Dia berharap, dengan adanya pembangunan ini bisa membuka lapangan pekerjaan dan menerima pekerja yang banyak dari kabupaten batu bara.

Sementara itu, Groundbreaking sarana dan fasilitas bunker proyek dilakukan bersama-sama oleh Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widya wali dan ikut Meresmikan Bupati Batubara, Zahir serta disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Executive GM Regional Sumbagut Herra Indra, dan Kepala Syahbandar Utama Belawan Jhonny R Sillalahi.

Sarana dan Fasilitas Bunker (Bunkering Service) akan berdiri di lahan milik Pelindo 1 di Pelabuhan Kuala Tanjung dan kelak akan menjadi bagian dari pengembangan tangki BBM untuk bunker Kuala Tanjung.

Dalam kerjasamanya, Pertamina akan menyediakan lahan dan suprastruktur seperti tangki, pipa, dan loading arm (penghubung antara dermaga dan kapal tanker). Sedangkan Pelindo 1 akan menyediakan infrastruktur berupa dermaga dan trestle (jalan penghubung antara dermaga dan daratan) serta armada kapal pandu dan kapal tunda. (MS10)