Mendag Tekankan Integrasi dan Digitalisasi UMKM

Mendag Tekankan Integrasi dan Digitalisasi UMKM

mediasumutku.com| MEDAN-Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto menegaskan pentingnya integrasi dan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi kondisi perekonomian para Ekonomi yang tergabung dalam Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

“Peran UMKM pada Ekonomi APEC semakin signifikan untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan perdagangan, kesempatan kerja, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan inovasi. Mendorong partisipasi UMKM APEC di pasar regional dan global telah menjadi agenda prioritas APEC sejak
arahan kepala pemerintahan ekonomi APEC pada 2015 untuk mengadopsi Agenda Aksi Boracay
untuk globalisasi UMKM,” jelas Mendag Agus Suparmanto, Selasa (15/12/2020).

Menurut Mendag, pada masa pandemi Covid-19, UMKM mendapat gempuran yang keras dari guncangan ekonomi akibat tindakan pencegahan penyebaran virus. Untuk itu, para Ekonomi APEC tengah mengintensifkan upaya menuju ketahanan dan kemakmuran di kawasan, dengan semangat tidak ada ekonomi yang tertinggal.

“Indonesia pun terus berupaya memajukan UMKM dan menegaskan pentingnya kerja sama rantai industri dengan UMKM. Melalui kolaborasi dan kerjasama yang erat dengan sektor swasta, pemerintah Indonesia berupaya menjaga
keberlanjutan UMKM dengan cara memasukan pemberdayaan UMKM sebagai prioritas nasional
dalam lingkup industri 4.0 dan membantu memberikan sarana perdagangan,” terangnya.

Hal itu katanya, untuk mempromosikan produk dengan menyusun program penguatan daya saing UMKM yang berisi dukungan dan fasilitasi akses keuangan, akses sumber bahan baku dan bahan setengah jadi, teknologi dan infrastruktur
produksi, serta peningkatan sumber daya manusia dan kapasitas produk UMKM.

“Keberlanjutan UMKM juga ditunjang dengan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya
pemanfaatan produk dalam negeri melalui kegiatan kampanye dan sosialisasi. Selain itu, juga
dengan membina promosi produk UMKM yang lebih luas dan membantu penetrasi pasar ritel, pasar daring, atau platform digital lainnya,” ucapnya.

Dia menekankan, kerjasama rantai industri merupakan upaya mendorong integrasi ekonomi yang tangguh di kawasan. Dengan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah dan bantuan
dari perusahaan berskala besar, UMKM akan sepenuhnya memainkan peran mereka sebagai mesin pertumbuhan dan mempercepat pemulihan ekonomi.

“Sejalan dengan upaya besar kami untuk beradaptasi dan mendapatkan manfaat dari ekonomi digital dan industri 4.0, Indonesia percaya pendalaman keterlibatan UMKM juga akan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada masyarakat,” pungkas Agus.(MS11)