Jambore Pramuka di Asahan Resmi Dibuka Secara Virtual

Jambore Pramuka di Asahan Resmi Dibuka Secara Virtual

mediasumutku.com | ASAHAN – Jambore Pramuka Cabang Asahan (Jamcab) tahun 2020 resmi dibuka Sekretaris Daerah Jhon Hardi Nasution secara virtual, Minggu (20/12/2020).

Jambore digelar selama satu hari dan dibuka dimasing-masing Kwartir Ranting se-jajaran Kwartir Cabang Asahan.

Sedikitnya, sebanyak 1.134 orang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari Pramuka Penggalang yakni, utusan dari Gugus Depan/Pangkalan SD/MI, SMP/MTS Negeri dan Swasta yang ada di Kwartir Cabang se-jajaran Kwartir Cabang Asahan.

Sekda Kabupaten Asahan, Jhon Hardi Nasution mengatakan, Jamcab Asahan tahun 2020 ini terselenggara dalam situasi krisis kesehatan pandemi covid-19 yang melanda dunia. Kondisi ini mengharuskan kita melaksanakan kegiatan secara regional atau di Kwartir ranting masing-masing.

“Pelaksanaan pembukaan Jamcab Asahan pun harus kita laksanakan dalam sambungan virtual meeting zoom, hal ini kita lakukan untuk menghindari kerumunan dan keramaian,”ucap Jhon Hardi.

Dia berharap, kepada para peserta Jamcab Asahan tahun 2020 diseluruh Kwarran agar tetap menerapkan pola 3 M yakni, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan selalu. Hal ini harus terus kita terapkan di era kehidupan kenormalan baru, sehingga Asahan yang kita cintai ini tetap menjadi zona yang terbebas dari covid-19.

“Saya minta supaya mengaktifkan kembali kegiatan kepramukaan disekolah melalui ekstrakurikuler, agar terlaksana cita-cita kita menjadikan Asahan sebagai buminya pramuka,” pesannya.

Dikesempatan ini Sekda kabupaten Asahan memberikan Lencana Peserta secara simbolis kepada peserta pramuka penggalang.

Sementara itu, Sekretaris Mabicab Gerakan Pramuka Asahan, Drs. Sofyan, melaporkan, pramuka merupakan satu-satunya organisasi yang diperkenankan dan ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia.

“Dengan menggunakan prinsip dasar metodik kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan, keadaan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya. (MS10)